Dalam sepak bola tentu adanya peraturan-peraturan yang membatasi, tidak asal giring dan tendang aja. Ada beberapa peraturan dasar yang harus diketahui, seperti aturan mengenai lapangan permainan, waktu permainan, pelanggaran dalam permainan, dan aturan mengenai perwasitan.
![]() |
| Sepakbola |
1.Lapangan Pertandingan
Untuk ukuran standar pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola yang digunakan memiliki ukuran panjang yang antara 100 - 120 meter dan lebar 65 - 75 meter. Di bagian tengah lapangan terdapat sebuah lingkaran yang berfungsi untuk melakukan tendangan pertama tanda dimulainya pertangdingan. Diameter lingkaran ini adalah 18,3 meter. Lalu di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat gawang yang berupa segi empat dengan ukuran panjang 7,32 meter dan tinggi 2,44 meter. Di bagian depan dari gawang tersebut terdapat area pinalti yang berjarak 16,5 meter dari gawang. Daerah ini menjadi batas seorang penjaga gawang / kiper boleh memegang / menangkap bola dengan tangan dan di daerah ini ada sebuah titik yang digunakan untuk melakukan tendangan pinalti, titik ini berjarak 11 meter dari tengah gawang.
![]() |
| Ukuran Lapangan Sepakbola |
2. Waktu Permainan
Waktu standar dari permainan sepak bola normal (untuk dewasa) adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di jeda kedua babak. Namun jika kedudukan skor sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu (extra time) selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu tendangan penalti (menggunakan sistem gugur). Wasit memiliki hak penuh dalam menentukan berapa waktu tambahan (injury time atau stoppage time) di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya.
Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir). Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan. Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang. Namun pada sekarang ini sistem gol perak-lah yang banyak digunakan dalam berbagai event sepakbola.
3. Pelanggaran dalam Permainan
Terkadang saat emosi pemain sepakbola meninggi, maka dia sering melakukan hal-hal yang dilarang dalam dalam sepak bola. Jika pemain tersebut melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat memberikan peringatan dengan peringatan keras bahkan bisa dengan kartu kuning ataupun kartu merah. Pertandingan akan dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku. Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam. Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.
Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya. Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola untuk mencegah gol, dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang.
![]() |
| Pelanggaran yang "Berhadiah" Kartu Kuning |
4. Perwasitan
Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang wasit cadangan. Wasit berbekal sebuah peluit yang bisa memberi tanda apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola. Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan. Masing-masing hakim garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan. Mereka membawa sebuah bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside. Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.
Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak. Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manager tim dengan wasit. Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan. Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.
![]() |
| Wasit Liga Inggris |





Tidak ada komentar:
Posting Komentar